Filed under: Uncategorized
partsatu
sepi senyap ruang hati. luka lama, luka baru, goresan-goresan yang meninggalkan bekas. carut marut.
partdua
apa suara-suara itu mendekat, atau hanya gema dari luar sana. terlalu banyak rongga hingga ku dengar semua percakapan tentang hidup, tentang cinta, dan pengharapan.
dari potongan-potongan yang tersatukan itu, membentuk sesuatu yang abstrak berwujud kehilangan…..
parttiga
sebaiknya tidak membawa sesuatu yang berharga ketika bepergian ke tempat-tempat rawan atau berbahaya (katanya orang-orang -just in case..)
kataku, jangan bawa hatimu masuk ke tempat terlarang. terpasung di sana, kau kan tertatih keluar, menahan kucuran darah dengan tanganmu yang tidak terlalu besar. ini daerah terpencil, rumah sakit terdekat ada di desa sebelah, ratusan kilometer dari sini. butuh ratusan hari perjalanan dengan kondisi lemahmu. sementara kuperban dengan sedikit kain tersisa ini. paling tidak masih cukup waktumu bersyukur untuk hidup yang entah masih berapa lama lagi. tapi, tunggu! jantungmu masih berdetak teratur, sesekali kehilangan ritme saat nyeri menyeruak. kau akan hidup. tanpa hatimu, sementara. ruang-ruang kosong itu akan bergema tersentuh suara-suara indah tak berupa. pada hari yang ditentukan rupa itu akan berdiri di depanmu, meminjamkan hatinya agar separuhnya dapat kau gunakan. tanpa syarat, sampai akhirmu…
_just last nite
1 Comment so far
Leave a comment
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Hemhh..mellow sekali kata2nya
AiF 12.02.07 @ 5:54 am